Penyebab keputihan secara umum adalah disebabkan :
- ketidakseimbangan hormon
- tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang),
- gejala suatu penyakit tertentu,
- rusaknya keseimbangan biologis dan keasaman (ph) lingkungan vagina.,
- sering menggunakan wc umum yg kotor, tidak mengganti panty liner,
- membilas vagina dari arah yang salah, yaitu dari arah anus ke arah depan vagina,
- sering bertukar celana dalam/handuk dengan orang lain
- sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar,
- kurang menjaga kebersihan vagina
- sering mandi berendam dengan air hangat dan panas.
- kelelahan yang amat sangat,
- stress
- memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis (bukan katun), sehingga berkeringat dan memudahkan timbulnya jamur,
- tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi,
- sering membasuh vagina, yang harus dibsuh adalah vulva (bagian yang menggembung) dan bukan vaginanya,
- lingkungan sanitasi yang kotor
- sering menggaruk vagina
- jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.,
- sering berganti pasangan dalam berhubungan sex,
- kadar gula darah tinggi,
- dan masih banyak lagi.
Berikut ini adalah beberapa mikroorganisme yang dapat menyebabkan keputihan berbau, gatal, dan berlebihan pada wanita:
1. Virus.
Keputihan jenis ini timbul akibat penyakit kelamin, seerti HIV/AIDS, herpes dan conyloma. Timbulnya kutil-kutil yang banyak dan diikuti oleh cairan berbau menandakan adanya virus condyloma. Biasanya ibu hamil sering terjangkit oleh virus ini. VIrus yang dapat ditularkan oleh hubungan seks yaitu virus herpes. Cirinya adanya luka yang melepuh di sekitar lubang vagina, terasa panas dan menimbulkan rasa gatal. Kanker mulut rahim yang sangat berbahaya bagi kaum wanita dapat di picu oleh keputihan yang disebabkan oleh keputihan akibat virus.
2. Keputihan yang disebabkan oleh jamur, parasit, bakteri dan virus.
Jamur Monilia atau Candidas. Bercirikan memiliki warna putih seperti susu, cairannya sangat kentar, sangat berbau tidak seda dan menimbulkan rasa gatal pada sekitar daerah vagina. Hal ini dapat menyebabkan vagina mengalami radang dan kemerahan. Biasanya hal ini juga dipicu oleh adanya penyakit kencing manis, penggunaan pil KB, serta tubuh yang memiliki daya tahan rendah.
3. Parasit Trichomonas Vaginalis.
Terjadi dan ditularkan melalui hubungan seks, bibir kloset atau oleh perlengkapan mandi. Memiliki ciri, cairan yang keluar sangat kental, memiliki warna kuning atau hijau, berbuih dan berbau anyir. Keputihan akibat parasit tidak menimbulkan gatal, tapi jika ditekan vagina akan terasa sakit.
4. Bakteri Gardnella.
Keputihan akibat infeksi bakteri ini memiliki ciri berwarna keabuan, sedikit encer, memiliki bau ami dan berbuih. Keputihan jenis ini dapat menimbulkan rasa gatal yang sangat menggangu.

0 Response to "Penyebab Keputihan Berbau, Gatal, dan Berlebihan Pada Wanita"
Posting Komentar